Perbedaan Kain Katun Dan Polyester Untuk Bahan Seragam

PTSansan.co.id – Dalam dunia tekstil, katun dan polyester merupakan dua material yang sangat umum digunakan. Nah, meskipun sudah sering mendengarnya, Anda mungkin masih sering dibingungkan dengan perbedaan katun dan polyester, khususnya dalam pembuatan seragam. Kedua bahan ini memiliki manfaat dan keunggulan yang berbeda sebagai bahan seragam. Ingin mengetahui lebih lanjut? Berikut kami rangkum pembahasan mengenai material katun dan polyester serta campuran keduanya sebagai bahan pembuatan seragam.

Foto : Freepik

 

  • Katun

Terbuat dari serat pohon kapas, material katun sangat cocok untuk segala jenis kain karena dikenal sangat sejuk, terutama untuk para pengguna seragam dengan jadwal aktivitas yang padat. Katun terkenal breathable, memiliki kemampuan menyerap hawa panas, dan mampu memberikan sirkulasi udara yang baik. Permukaan kainnya juga lebih halus. Jika dipegang, kainnya terasa lembut, dan saat digunakan pun, kain akan terasa dingin dan nyaman. Bahan katun juga biasanya memiliki daya serap air yang baik sehingga mampu menyerap keringat. Itulah mengapa bahan ini sangat sering digunakan untuk kemeja seragam dan atasan lainnya. Katun juga dapat tetap terlihat bagus saat didesain dengan warna yang berbeda. Dalam konteks instansi, warna seragam yang berbeda dapat membantu membangun hirarki yang jelas dan membuat kemeja seragam yang Anda buat terlihat lebih baik. Sayangnya, katun memang memiliki kecenderungan lebih mudah menyusut. 

 

  • Polyester

Polyester adalah pilihan alternatif bagi Anda yang menginginkan kualitas yang hampir menyamai katun dengan harga yang lebih terjangkau. Material ini dibuat dari bahan kain sintetis, yaitu semacam biji plastik. Karenanya, bahan ini tidak dapat menyerap air dengan baik. Meskipun begitu, bahan ini cepat kering. Permukaan bahannya juga cenderung mengkilap dan licin jika disentuh, terasa halus, namun kurang adem saat digunakan. Karena tergolong bahan sintetis, bahan polyester juga tergolong sangat tahan lama, tidak akan mudah rusak, dan tidak mudah menyusut. Bahan ini merupakan pilihan terbaik bagi pekerja yang memiliki tuntutan fisik yang intens sebagai bagian dari pekerjaannya. Meskipun begitu, kainnya tidak bisa terurai dan juga tidak breathable layaknya katun.

 

  • Katun CVC

CVC yang merupakan singkatan dari Chief Value Cotton adalah perpaduan antara bahan kain katun dan polyester. Komposisi pada CVC biasanya terdiri dari bahan katun yang melebihi 50% komposisinya, dan sisanya polyester. Awalnya, CVC dirancang untuk memangkas biaya impor dan ekspor. Namun, kini CVC dapat menjadi pilihan alternatif dalam pembuatan kain pakaian, termasuk seragam. Seragam berbahan CVC umumnya breathable dan lembut, dengan tetap menawarkan durabilitas yang cukup baik. Kain CVC juga tersedia dalam model yang trendi dan warna klasik sehingga cocok digunakan sehari-hari. Kelembutannya juga hampir mirip dengan bahan katun, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.

 

  • Polyester Katun (Teteron Cotton/TC)

Selain melalui CVC, perpaduan katun dan polyester juga dapat ditemukan pada bahan Teteron Cotton (T/C) alias polyester katun. Kain ini mempunyai kemiripan dengan CVC, tetapi komposisi materialnya berbeda. Meskipun sama-sama dibuat dari campuran serat katun dan serat polyester, komposisi polyester pada T/C cenderung lebih banyak. Umumnya, komposisi T/C adalah 65% polyester dan 35% katun. Katun yang dipakai sebagai material T/C sendiri umumnya adalah jenis katun combed. Combed merupakan metode penyisiran yang membuat tekstur kain menjadi lebih lembut, nyaman digunakan, dan bisa lebih menyerap air. Bahan T/C ini biasanya digunakan untuk seragam olahraga karena dinilai anti bulu dan lebih adem saat digunakan.

 

  • Polyester Rayon (Teteron Rayon/TR)

Singkatan dari Teteron Rayon, T/R adalah jenis bahan kain campuran antara bahan polyester dan rayon. Rayon sendiri merupakan serat yang berasal dari senyawa selulosa alami. Pada umumnya, perpaduan benang polyester dan rayon pada material T/R lebih didominasi oleh kandungan polyesternya, dengan komposisi  65% polyester dan 35% rayon. Tekstur bahan kain ini termasuk licin, halus, dan lembut menyerupai sutra, dengan daya serap yang cenderung tinggi menyerupai katun. Bahannya juga mudah diwarnai, sehingga varian warnanya sangat beragam. Akan tetapi, daya tahan serat rayon cenderung rendah. Banyak yang beranggapan kalau bahan T/R ini sangat cocok digunakan untuk membuat seragam jas.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda ketahui mengenai material katun dan polyester serta perpaduan dari kedua bahan tersebut. Kami PT. Sansan Saudaratex Jaya Divisi Tekstil menghadirkan kelima jenis material tersebut dalam proses pembuatan dan penjahitan kain seragam. Didukung dengan teknologi intensif (mesin-mesin continuous process), teknologi tekstil know-how yang sesuai, serta sumber daya manusia yang berkualitas, kami dikenal dengan kualitas produk yang memenuhi standard requirement buyer-buyer nasional maupun internasional.

Dengan kapasitas produksi Dyeing Finishing PT. Sansan Saudaratex Jaya Divisi Tekstil yang mencapai 2.000.000 meter/bulan, kami terbuka untuk menerima setiap Job Order/Makloon/CMT untuk proses Sizing, RFD/PFD, Dyeing, dan Finishing untuk semua jenis kain woven. Spesialisasi dari produk kami adalah kain-kain seragam (Cotton, TC/TR) yang memerlukan kestabilan warna dalam quantity yang besar dan memiliki daya tahan cuci yang tinggi (menggunakan metode Vat Dyeing/Bejana). Segera hubungi kami di halaman kontak untuk pemesanan serta informasi lebih lanjut.

 

Sumber: Knitto, Sewing Parts, Rush Order Tees

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *