6 Kesalahan Saat Mencuci Seragam Militer

PTSansan.co.idBagi Anda yang bertugas di dunia angkatan bersenjata, mengenakan seragam militer merupakan suatu kewajiban yang tidak boleh dilanggar. Selain sebagai simbol dari instansi, seragam militer juga menjadi kebanggaan para prajurit lantaran menyiratkan perjuangan keras mereka.

Namun, saking seringnya dipakai di lapangan, tak jarang seragam militer ini wujudnya menjadi berubah warna, dan bahkan bahannya menjadi tidak nyaman. Usut punya usut, ternyata salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan ketika proses pencucian. Kesalahan seperti apa sih yang sebaiknya dihindari? Mari simak 6 kesalahan saat mencuci seragam militer yang jarang diperhatikan oleh orang. 

  1. Pakai Bahan Kimia

Foto: Unsplash

Jika Anda selama ini mengira bahwa semua deterjen itu sama saja dampaknya pada seragam militer Anda, maka segeralah buang jauh-jauh anggapan tersebut. Pasalnya, seragam militer yang sering terkena noda dan dipakai di segala situasi dan cuaca ini harus dicuci dengan deterjen dengan bahan kimia yang sedikit. 

Bahan kimia ternyata bisa merusak kekuatan dari kain seragam milier itu sendiri. Tahukah Anda, bahkan seragam militer di negeri Paman Sam, Amerika Serikat, menerapkan teknologi inframerah dan ultraviolet demi melindungi para tentara. Karenanya, harus diperhatikan cara mencucinya agar visibilitas dan spektrum kedua teknologi itu tidak rusak. 

  1. Terlalu Banyak Menuangkan Deterjen

Foto: Pixabay

Selain memperhatikan komponen dari deterjen itu sendiri, ternyata dalam takaran penggunaannya pun harus hati-hati. Seragam militer memang sengaja dirancang dengan warna gelap demi kepentingan latihan atau peperangan. 

Karena jika warna seragam militer terlalu cerah dan menonjol, maka keberadaan penggunanya akan cepat diendus oleh musuh. Karenanya, Anda harus pastikan deterjen yang digunakan tidak terlalu mencerahkan warna pakaian, agar warna gelapnya tetap terjaga. Anda juga perlu memastikan bahwa takaran deterjennya tidak terlalu banyak.  

  1. Menggunakan Pemutih

Jika Anda berpikiran bahwa pemutih akan dapat membersihkan seragam militer Anda dengan baik, justru itu keliru. Jika digunakan terlalu sering, zat-zat dalam pemutih akan perlahan merusak serat kain dan ketahanan warna pada seragam Anda. Oleh karena itu, Anda harus lebih berhati-hati dan perhatikan komposisi deterjen, jangan sampai mengandung pemutih. 

  1. Menggunakan Pelembut Pakaian

Kesalahan berikutnya yang sering terjadi ketika mencuci seragam militer adalah menggunakan pelembut pakaian. Ternyata, cairan yang super wangi ini bisa mengurangi lapisan permetrin, lho. Permetrin sendiri merupakan serat khusus pada seragam militer agar tentara terbebas dari gigitan serangga. Nah, jika kamu menggunakan pelembut pakaian ketika mencuci seragam militer, maka ini akan mengurangi kekuatan dari zat permetrin itu sendiri. 

  1. Dimasukkan ke Alat Pengering Pakaian

Biasanya, agar cepat kering dan menghilangkan sisa deterjen, pakaian dimasukkan ke alat pengering pada mesin cuci. Nah, khusus untuk seragam militer, hindari hal tersebut. Sebab, rupanya, alat pengering bisa mengurangi sifat tahan api dari seragam militer. 

Oleh karena itu, sebagai alternatif untuk menghilangkan residu deterjen, Anda bisa menuangkan satu cangkir cuka putih hasil sulingan ke air bilasan. Hal ini juga akan membuat seragam militer terhindar dari bau tak sedap. 

  1. Menggunakan Bahan Kimia Keras untuk Membersihkan Noda

Mengingat banyak digunakan di lapangan, seragam militer memang kerap terkena noda. Tetapi, tak perlu khawatir. Untuk menghilangkan noda, Anda cukup mengoleskan bahan pembersih khusus pada pakaian minimal 15 menit sebelum dicuci. Jangan menggunakan bahan kimia keras seperti aseton atau terpentin karena akan merusak bahan seragam militer itu sendiri. 

Itulah 6 kesalahan ketika mencuci pakaian seragam militer yang sebaiknya dihindari. 6 kesalahan itu bukan tanpa sebab, seragam militer memang dirancang khusus sebagai pakaian tempur di lapangan, sehingga jika tidak dirawat dengan baik, maka fitur yang disematkan pada kainnya akan cepat rusak.

Berbicara soal seragam, Anda mungkin tengah mencari vendor terbaik untuk memproduksinya, terlebih lagi dalam jumlah partai. Nah, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di PT Sansan Saudaratex Jaya.

PT Sansan Saudaratex Jaya sendiri telah dipercaya di tingkat mancanegara dalam menangani job order, makloon, atau CMT untuk semua proses pengerjaan tekstil yang ada di dalam fasilitas pabrik kami.

Perusahaan kami telah berkembang pesat dan saat ini telah memiliki lebih dari 5000 karyawan di 4 lokasi pabrik. Karenanya, kami mampu menghasilkan berbagai jenis garmen, dengan berbagai macam model, di antaranya jenis pakaian pria, wanita, anak, dan bayi, dengan total kapasitas mencapai 2.550 pcs/ bulan. 

Perusahaan kami pun telah mengikuti semua peraturan compliance atau persetujuan, serta Kode Etik yang disepakati oleh PBB untuk penerapan Hak Asasi Manusia. Selain itu, produk yang kami hasilkan telah menembus pasar ekspor karena telah memenuhi persyaratan kualitas standar dari pelanggan yang sangat ketat. Karenanya, mari konsultasikan kebutuhan Anda sekarang dan hubungi kami melalui link berikut ini untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.