Antara Bordir dan Sablon, Mana yang Terbaik untuk Seragam Kerja?

ptsansan – Untuk Anda yang akan membuat pakaian seragam kerja, pastinya berantusias dalam memilih desain agar tampak mencerminkan ciri khas dari perusahaan Anda. Dalam mendesain pakaian kerja, Anda dapat memanfaatkan teknik bordir dan sablon. Keduanya merupakan teknik yang digunakan untuk menggambar logo dan tulisan agar terlihat lebih unik.

Foto : Unsplash

Namun, manakah di antara bordir dan sablon yang baik untuk seragam kerja? Rupanya kedua teknik tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yuk disimak artikel ini hingga selesai supaya Anda lebih mantap mendesain seragam kerja!

Bordir

Foto : Unsplash

Teknik bordir merupakan cara membuat hiasan, berupa logo, tulisan, hingga gambar. Bordir dilakukan di atas kain dengan menggunakan jarum jahit dan benang khusus. Teknik ini juga kerap disebut dengan istilah menyulam. Di era serba digital ini, bordir bisa  juga dilakukan menggunakan komputer, sehingga untuk menjahit dan mendesain dilakukan oleh mesin dan dijalankan secara otomatis setelah sebelumnya di-setting terlebih dahulu.

  • Keunggulan

Bordir bisa  diaplikasikan pada beberapa jenis pakaian, termasuk kemeja dan kaos. Untuk seragam kerja, yang biasanya terbuat dari katun, bisa menggunakan teknik ini. Pakaian yang ditambahkan hiasan bordir akan terlihat lebih menarik dan kesannya tidak terlalu polos..

Bordir bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui komputer atau manual. Kelebihan bordir komputer adalah hasilnya memiliki tingkat kemiripan nyaris 100% dengan desain. Selain itu, proses  yang dikendalikan oleh komputer dan mesin membuat waktu proses produksi lebih efektif dan efisien.

Selain itu, menggunakan komputer, arsiran pada bordir akan lebih rapi dan kombinasi benang bisa dibuat lebih banyak, sehingga bisa juga diterapkan pada produksi pakaian dengan jumlah yang tak sedikit.

  • Kekurangan

Menggunakan mesin pastinya akan merogoh kocek yang dalam. Ya, mesin bordir ternyata dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Oleh karena itu, penggunaan mesin bordir lebih banyak di perusahaan konveksi dengan skala besar.

Sablon

Foto : Unsplash

Teknik lain yang bisa digunakan untuk mendesain hiasan pada seragam kerja adalah sablon. Jika bordir menggunakan benang, sablon menggunakan tinta yang ditempelkan pada bahan menggunakan alat khusus. Hasil dari sablon biasanya lebih tajam secara warna dan gambarnya lebih menyatu dengan kain. Sablon juga memiliki dua jenis, yakni manual dan menggunakan mesin cetak digital.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan sablon yang bisa pertimbangkan sebelum mendesain seragam kerja.

  • Keunggulan
Foto : Unsplash

Keunggulan yang pertama adalah sablon cocok digunakan untuk pakaian berbahan kaos, dengan warna yang tak terbatas dengan resolusi yang tinggi. Dengan teknik ini, resolusi warna yang dihasilkan akan jauh lebih tajam. Menggunakan sablon manual, efek tintanya unik karena sedikit lebih timbul dan bisa mencetak desain dengan detail. Hasil cetakannya pun sedikit mengkilap dan tebal jika diraba dengan tangan.

Sementara menggunakan sablon digital terdapat efek bercahaya pada kain yang gelap. Dengan mengaplikasikan tinta rubber, tekstur sablon ini lebih halus dan tidak ada efek timbul dari tinta yang dicetak pada kain. Hasilnya pun lebih lembut dan warnanya tampak menyatu dengan kain.

  • Kekurangan

Biasanya, sablon menggunakan mesin digital membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan yang manual. Selain itu, untuk memesan pun harus dalam jumlah yang banyak. Biasanya, pihak konveksi enggan menerima jika pesanan hanya berjumlah sedikit.

Nah, itulah sejumlah keunggulan dan kekurangan dari teknik bordir dan sablon. Jika mempertanyakan manakah yang terbaik untuk seragam kerja, jawabannya adalah tergantung jenis kain yang digunakan serta kebutuhan Anda. Apabila jenis kain yang digunakan adalah katun, maka dapat menggunakan teknik sablon. Hal ini agar desainnya lebih menyatu dengan bahan serta warnanya tampak lebih lajam. 

Untuk memenuhi kebutuhan akan seragam kerja, PT Sansan Saudaratex Jaya dapat membantu Anda. Perusahaan kami telah mengantongi sertifikat standar nasional dan internasional dalam memproduksi pakaian. Semua produk telah memenuhi quality requirement yang mengacu pada standar AATC, ISO dan Oeko-Tex.

Selain itu, kami juga melakukan kerjasama dengan laboratorium independen tersertifikasi secara kredibel, seperti Intertek Utama Service (ITS), MTL, ITT dalam untuk melakukan pengujian.

Dengan kapasitas produksi Dyeing Finishing, PT Sansan Saudaratex Jaya dapat memproduksi 2.000.000 meter/ bulan. Kami juga menerima pesanan berupa job order/makloon hingga CMT untuk proses sizing; RFD/PFD, Dyeing, bahkan hingga Finishing untuk semua jenis kain woven.

Silakan berkonsultasi untuk kebutuhan Anda sekarang, atau bisa juga menghubungi kami melalui link berikut ini untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut.

 

Sumber :

https://konveksitambang.com/2018/10/15/perbedaan-bordir-manual-dengan-bordir-komputer/

https://www.dyotees.co.id/post/cari-tahu-kelebihan-dan-kekurangan-sablon-dtg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.